• Beranda
  • Motivasi
    • Premium Version
    • Free Version
    • Downloadable
    • Link Url
      • Example Menu
      • Example Menu 1
  • Opini
    • Facebook
    • Twitter
    • Googleplus
  • Puisi
    • Langgam Cinta
    • Pertemuan Bahagia dan Sedih
      • Category 1
      • Category 2
      • Category 3
      • Category 4
      • Category 5
    • Sub Menu 3
    • Sub Menu 4
  • Sebuah Perjalanan
  • Stories / Notes
  • Tips - Trik
  • Who Am I

Bangun Pagi-pagi



 
Dari kiri: Nyai Hj. Hindun Anisah, Buya Husein, Prof. Said Aqil Husain Muhammad, Syaikh Bilal Muhammad Afifi
Dok: almunawwir.com
Menurut Syaikh Bilal Muhammad Afifi Ghanim dari Al-Azhar University menyebut dua tantangan Islam kini yaitu tantangan internal yang berasal dari umat Islam sendiri dan tantangan eksternal dari luar islam. Hal itu Beliau ungkapkan pada Muktamar Pemikiran Santri Nusantara yang digelar di Pesantren Krapyak, Yogyakarta pada Kamis pagi (11/10). Berikut dimulai dari tantangan internal, termasuk di dalamnya yaitu;
Pertama, tantangan masalah terorisme yang dapat melemahkan masyarakat Islam. Syaikh Bilal mengatakan bahwa terorisme tak hanya sebagai tantangan internal melainkan juga ekternal, karena meski pelaku terorisme adalah orang Islam sendiri tetapi justru pemimpin aksi-aksi terorisme selalu mendapatkan perlindungan  dari negara non muslim, sehingga terorisme juga dimanfaatkan oleh negara-negara yang tidak pro Islam untuk melemahkan Islam.
Kedua, Kesalahan dalam memahami ajaran Islam, ada kelompok-kelompok Islam tertentu yang menafsirkan agama Islam ini adalah ajaran yang baku dimana dilakukan oleh Nabi Muhammad dan para sahabatnya serta tidak menerima perubahan sesuai perkembangan zaman dan tempat.  Padahal ajaran Islam sendiri bersifat universal yang mampu dipakai dalam segala zaman dan tempat.
Ketiga, Kerusakan moral, banyak para remaja beranggapan Islam adalah ajaran yang membatasi kebebasan sehingga mereka justru menanyakan beberapa hukum-hukum yang telah ditetapkan dalam Islam itu sendiri, salah satunya adalah kenapa di dalam Islam mengharamkan khamr  dan mengharamkan zina.
Mereka (para remaja) tidak mengetahui dan memahami bahwasanya diharamkannya khamr adalah dalam rangka untuk melindungi mereka sedangkan diharamkannya zina adalah untuk melindungi nasab (keurunan), dengan diharamkannya  zina maka nasab (garis keturunan) seseorang itu menjadi jelas. Maka Islam mengharamkan zina bukan untuk membatasi kebebasan melainkan untuk melindungi mereka dari perbuatan-perbuatan yang dapat merusak keturunan (nasab).
Kemudian diharamkannya khamr Syaikh Bilal menyebut bahwa jika dipahami secara benar diharamkannya khamr ini adalah dalam rangka untuk melindungi dan menjaga akal, sebab jika orang minum khamr akalnya akan rusak dan hilang, jika orang itu akalnya sudah rusak dan hilang maka  tidak ada bedanya orang itu dengan binatang.
Keempat, Munculnya berbagai kelompok dan perbedaan dalam agama Islam, yang mana diantara kelompok justru menyalahkan dan mengkafirkan kelompok lain sehingga tidak dapat bahu membahu dan saling menguatkan antara kelompok Islam.
Menurut Syaikh Bilal, tidak semua negara Barat memusuhi Islam, ada sebagian yang bisa berdampingan  dengan kelompok / negara Islam tetapi ada sebagian yang lain yang memang  memusuhi Islam. Jadi sesungguhnya musuh Islam dari negara Barat ini adalah yang berusaha melemahkan Islam dengan tantangan-tantangan yang disebutkan tersebut.
Tantangan lain yang dapat melemahkan Islam adalah gerakan pemurtadan dan pendangkalan akidah pada generasi Islam. Jadi generasi Islam dijauhkan dari ajaran agama yang sebenarnya dan menyimpang dari kebenaran Al-Qur’an yang sebenarnya, sementara musuh-musuh Islam sendiri telah mengakui kebenaran dari ajaran Al-Qur’an.
Jadi perkembangan teknologi dan berbagai macam penelitian yang telah dilakukan negara-negara Barat yang tidak mengakui ajaran Islam kini telah membenarkan kebenaran Al-Qur’an yang tidak bertentangan dengan ilmu pengetahuan. Akan tetapi di sisi yang lain mereka berusaha menjauhkan dari akidah yang benar ini dalam rangka melemahkan kekuatan Islam.
Bersambung ke Tantangan Eksternal...

 *
Note: Tulisan ini pernah saya kirimkan ke salah satu media tetapi karena belum dimuat jadi saya post dulu di blog, sebelum usang ^^





Wrote by Umi Nurchayati

Jika cinta hanya tentang kamu dan dia
Sempit sekali cinta
Jika cinta hanya tentang bersama selamanya
Jumud sekali cinta
Cinta adalah rahmat
Tak hanya untuk kamu dan dia
Tapi untuk mereka pula
Jika tak rela
Pantaskah disebut cinta?

-5.37

Wrote by Umi Nurchayati
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

Wikipedia

Hasil penelusuran

Halaman

  • Beranda
  • Motivasi
  • KOLOM
  • PUISI
  • Sebuah Perjalanan
  • Stories / Notes
  • Tips & Trik
  • Who Am I

Jejak

  • ►  2024 (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2023 (2)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2022 (8)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  April (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2021 (9)
    • ►  November (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2020 (11)
    • ►  November (3)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (4)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2019 (13)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (3)
  • ▼  2018 (18)
    • ►  November (2)
    • ▼  Oktober (2)
      • SYAIKH BILAL MUHAMMAD AFIFI GHANIM, AL-AZHAR UNIVE...
      • Langgam Cinta
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juli (3)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Mei (2)
  • ►  2016 (1)
    • ►  Desember (1)
  • ►  2015 (6)
    • ►  November (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Mei (3)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2013 (4)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Februari (1)

Instagram

Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut

Popular Posts

  • Lanjutan Tantangan Islam Kini..(Bagian 2)
    Lanjutan Tanangan Islam Kini.. Dari kiri: Ny. Hj. Hindun Anisah, Buya Husein, Prof. Muhammad Husain, Syaikh Bilal Al Ghanimi dok: penu...
  • Pantulan yang Memukau
    Aku sudah terlanjur terjebak dalam suatu malam yang penuh gemerlap bintang. Sebelumnya aku hanyalah seorang bocah ingusan, yang tak tahu-men...
  • MENJADI TAWAKAL [1] Karunia Manusia
    Karunia Manusia Disebutkan sebagai Khalifah dimuka bumi, menjadi sosok pilihan hingga malaikat pun bersujud Tabiatnya menjadi sempur...
  • Menikah Bukan Untuk Lari dari Masalah
      Kamu lagi pusing ya..? "Yaudah nikah aja" Begitu tiba-tiba seseorang menjawabnya setelah kamu menceritakan problematika hidupmu....
  • Sebuah Opini: Kami Butuh Role Model!!
    Aksi damai menentang pelarangan penggunaan cadar di lingkungan Kampus UMY yang di glar di Fakultas Agama Islam UMY Mengingat peris...
  • Semua akan tumbang pada waktunya
    ilustrasi CATATAN UNTUK DIRI Suatu pagi seseorang meminta tolong dengan nadanya yang seolah-olah seperti sudah tak mampu berdiri, pa...
  • Langgam Cinta
    Jika cinta hanya tentang kamu dan dia Sempit sekali cinta Jika cinta hanya tentang bersama selamanya Jumud sekali cinta Cinta adal...

Draft

  • coretan unc
  • Motivasi
  • Opini
  • Puisi
  • sebuah perjalanan
  • stories / notes
  • Tips & Trik

Mengenai Saya

Foto saya
Umi Nurchayati
Blog pribadi Umi Nurchayati @uminurchayatii | uminurchayatiii@gmail.com | "Dalam samudra luas, riak saja bukan"
Lihat profil lengkapku

Copyright © 2019 Bangun Pagi-pagi. Designed by OddThemes & Blogger Templates